welcome

Senin, 23 Mei 2011

Kecamatan Cibitung

Peta  Kecamatan Cibitung
Secara administratif, Kecamatan Cibitung terbagi menjadi 7 Desa yaitu Desa Cibuntu, Wanasari, Wanajaya, Sukajaya, Kertamukti, Muktiwari, dan Sarimukti. Secara topografi, Kecamatan Cibitung merupakan dataran rendah yang berada pada ketinggian 20 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan pemanfaatan ruang pada tahun 2006, 59% luas wilayah Kecamatan Cibitung, yaitu 2678 Ha, merupakan permukiman perkotaan. Hal tersebut didorong oleh berkembangnya kawasan industri di Kecamatan Cibitung,  luas kawasan industri sekitar 388,6 Ha (9%). Di sisi lain, Kecamatan Cibitung juga memiliki pertanian lahan basah yang cukup luas, yaitu seluas 963,24 Ha dan hutan lindung  seluas 75,87 Ha.

Sosialisasi Pergub dan Perbup tentang Larangan Kegiatan Jemaat Ahmadiah Indonesia

Pada tanggal 10 Mei 2011 dilaksanakan sosialisasi Peraturan Gubernur Jawa Barat No.12 Tahun 2011 tentang Pelarangan Kegiatan Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Jawa Barat, dan Peraturan Bupati Bekasi No. 11 Tahun 2011 tentang Langkah-Langkah Operasional Penanganan Larangan Kegiatan Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Kabupaten Bekasi, tingkat Kabupaten Bekasi. Sosialisasi ini ditujukan kepada para undangan yang hadir, yaitu: 1. MUI Tingkat Kecamatan 2. MUI Tingkat Kabupaten 3. Tokoh Agama Islam 4. Tokoh Masyarakat 5. DPRD 6. Kepala Instansi Pemerintah Daerah 7. Camat 8. Koramil dan 9. Polsek

Akhirnya, Salafi pun Bolehkan Pemilu

Perubahan pemikiran yang dianut komunitas Muslim yang menyatakan diri mereka sebagai pengikut salaf atau Salafi, semakin mencolok pasca terjadinya “revolusi Mesir”. Bukan hanya mengoreksi ulang pendapat mereka mengenai demonstrasi dan menyampaikan kritik secara terang-terangan kepada penguasa (baca artikel sebelumnya, Tatkala Salafi Memilih Berdemonstrasi), namun pendapat fiqih yang berkenaan dengan masalah pemilu juga tudak luput dari koreksi.
Pada hari Jumat (18/2), sebagaimana dilansir oleh situs berita lokal Mesir, Al Yaum As Sabi’ (19/2), komunitas ini melaksanakan muktamar di Manshurah, Mesir. Awalnya muktamar ini merupakan bentuk dukungan agar UU Pasal 2, yang menyatakan bahwa syari’at adalah sumber hukum Mesir, agar tidak diutak-atik. Namun pembicaraan juga berisi seruan untuk meninjau ulang pandangan mengenai pemilu.

Mursyid Am Ikhwanul Muslimin Menyampaikan Ucapan Belasungkawa Atas Meninggalnya Ustdz. Yoyoh

Islamedia - Prof. Dr. Muhammadi Badie, Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam kepada Presiden Partai Keadilan Sejahtera di Indonesia atas wafatnya ustadzah Yoyoh Yusroh, anggota Parlemen Indonesia dan Anggota Komite Keluarga dan Wanita Islam Internasional, yang wafat karena disebabkan kecelakaan.

Kesaksian Para Tokoh Mengenang Kebaikan Ustadzah Yoyoh

Ust. Hilmi Bertutur dengan matanya yg sembab :
“Saya kenal sejak pertengahan 80-an, saat beliau masih mahasiswi IAIN Ciputat. Tak hanya mendengarkan ceramah, Yoyoh komitmen untuk ikut dalam gerakan dakwah. Dia tak hanya mendengar tapi berbuat.”

“Ketika saya dipenjara Soeharto Orba 2 tahun, dia sabar terus dakwah. Keluar penjara, saya dilapori perkembangan dakwah dari beliau.”

"Suatu saat ketika sudah siap untuk menikah Yoyoh meminta dicarikan. Yoyoh bilang "yang menjadi suami saya adalah yang dipilih oleh jama'ah dan da'wah."

“Kehilangan Yoyoh adalah kehilangan bagi dakwah internasional. Saya dapat ucapan takziah dari seluruh dunia. Dari jalur Gaza, mujahidin Palestina semua berdoa utk almarhumah. Pasukan perdamaian TNI di Darfur Sudan juga kirim takziah.”
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFfFwJf-Ui4XjPe5d6n_063yO-EsKJcp3_i96bD8Wy27z0fWQxNCudBX6qun4SNMkD2tq5TIlqldFQG6X8zeefvGUVSB5EBdYMeXmsVP3YM6X5swyZOv4ZeURpOMm0SdTrVGnXq1eH_adQ/s1600/hilmi+aminuddin.jpg

(Yoyoh menjadi anggota dewan 3 periode sejak 1999. Pernah di komisi pendidikan, agama, terakhir di Komisi I (militer dan internasonal). Yoyoh berhasil menembus blokade Israel dan membawa bantuan masyarakat Indonesia ke jalur Gaza dan membantu buat rumah sakit di Gaza. Begitu pula di Sudan dengan misi perdamaian.)

Tempat Bersejarah Di Mekka - Madina

Ka’bah 
Ka’bah merupakan kiblat shalat umat Islam. Ka’bah yang berbentuk kubus ini merupakan bangunan utama diatas bumi yang digunakan untuk menyembah Allah SWT.Sebagaimana Allah SWT. berfirman dalam Al Qur’an Surat Ali Imran ayat 90, yang artinya :
“Sesungguhnya permulaan rumah yang dibuat manusia untuk tempat beribadah adalah rumah yang di Bakkah (Makkah), yang dilimpahi berkah dan petunjuk bagi alam semesta”.
Ka’bah disebut juga Baitullah (Rumah Allah) atau Baitul ‘Atiq (Rumah Kemerdekaan). Dibangun berupa tembok segi empat yang terbuat dari batu-batu besar yang berasal dari gunung-gunung di sekitar Makkah. Baitullah ini dibangun diatas dasar fondasi yang kokoh.

PESAN AS-SYAAHID HASAN AL BANNA

Sesunguhnya medan berbicara itu tidak semudah medan berkhayal. Medan berbuat tidak semudah medan berbicara. Medan berjihad tidak semudah medan bertindak dan medan jihad yang benar tidak semudah medan jihad yang keliru.
Terkadang sebagian besar orang mudah berangan-angan namun tidak semua angan-angan yang ada dalam benaknya mampu diucapkan dengan lisan. Betapa banyak orang yang dapat berbicara namun sedikit sekali yang sanggup bekerja dan sungguh-sungguh. Dari yang sedikit itu, banyak diantaranya yang sanggup berbuat namun jarang yang mampu menghadapi rintangan-rintangan berat dalam berjihad.